Blog

Cara merubah Frekuensi HT Baofeng Bf-888S ke VHF

HT baofeng merupakan HT yang sangat laris di Indonesia, mungkin tidak hanya Indonesia tapi juga di Negara lain hal ini dikarenakan harganya yang murah dan juga kualitasnya yang cukup memadai, Salah satu model HT baofeng yang paling laris adalah BF-888s versi ini juga terdapat versi lain seperti BF-777s , BF-666s namun hanya berbeda casingnya, untuk mesin hampir sama, BF-888s memiliki frekuensi default atau setingan pabrik pada frekuensi UHF, namun pada saat pertama kali membeli saya melihat pada kotak pembelian terdapat keterangan UHF/VHF ini yang membuat saya penasaran pakah benar HT BF-888s ini bisa disetting ke VHF karena memang VHF lebih banyak digunakan karena frekuensi BHF lebih dulu di kenal masyarakat daripada frekuensi UHF.

Seteleh beberapa kali mencari artikel dan tutorial di Internet saya mendapat fakta bahwa :

Tidak semua HT BF-888s bisa untuk frekuensi VHF

Ini memang agak aneh bagaimana bisa tidak semua HT bisa disetting frekuensi VHF sedangkan pada kardus pembelian terpampang jelas bahwa mendukung frekuensi YHF dan VHF. Ternyata dari beberapa keterangan di forum frekuensi VHF hanya bisa diterima di versi yang lama, untuk ciri-ciri juga tidak ada ciri-ciri khusus antara versi lama dan baru, ada yg mengatakan bahwa terdapat semacam logo tempat baterai, tapi setelah saya coba di unit saya juga tidak bisa, untuk intu anda harus mencobanya dengan memprogram ke frekuensi VHF apabila tidak dapat menerima frekuensi vhf berate ada yang salah disettingan atau memang HT tersebut tidak dapat menerima frekuensi VHF.

Software untuk mengganti frekuensi

Ada banyak fsoftware untuk mengganti rekuensi, salah satu yang saat ini saya gunakan adalah software bernama CHIRP, software ini sangat mudah digunakan, anda tinggal mengganti frekuensi VHF kemudian klik write to device, maka software akan langsung mengganti frekuensi HT anda. Untuk download silahkan di google ketik dengan kata kunci CHIRP.

Saya Juga pernah membaca untuk BF-888s yang tidak bisa diiganti ke VHF bisa diakali dengan menggunakan kabel programing khusus namun harganya lebih mahal dan saat ini belum ada di Indonesia